PENGARUH
INFLASI TERHADAP PEREKONOMIAN DI INDONESIA
MAKALAH
Di
Ajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia

Disusun oleh :
Dise Dwi Anggia Putri
(2014061040)
Akuntansi C
UNIVERSITAS
KUNINGAN
FAKULTAS
EKONOMI
TAHUN
AJARAN 2014-2015
Kampus 1 : Jalan Cut Nyak
Dien 36 A - Tlp./fax.0232-874824 Kuningan Jawa barat
KATA
PENGANTAR
Dengan memanjatkan Puji dan Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
yang telah melimpahkan rahmat,taufik dan hidayahnya.sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah dengan judul “Pengaruh Inflasi Terhadap Perekonomian di Indonesia”.
Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas Semester 2 mata kuliah Bahasa
Indonesia.
Makalah
ini di tulis mempunyai tujuan untuk sebagai bahan pembelajaran dan sebagai
salah satu sumber pengetahuan.
Dalam
penyusunan makalah ini penulis menemukan beberapa kesulitan baik dari buku atau
sumber yang dijadikan narasumber maupun hal-hal yang harus diungkapkan.
Walaupun menemukan beberapa kesulitan, penulis juga banyak memperoleh bantuan
serta bimbingan dari berbagai pihak sehingga makalah ini dapat diselesaikan.
Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besar nya kepada
pihak yang ikut serta dalam membantu penyusunan makalah ini sehingga penulis dapat
menyelesaikan makalah ini.
Akhir
kata, penulis sangat menyadari bahwa dalam menyusun makalah ini masih jauh dari
sempurna, maka dari itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang
sifatnya membangun guna sempurnanya makalah ini. Penulis berharap semoga
makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya.
Juni,2015
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
KATA
PENGANTAR ……………………………………………………. i
DAFTAR
ISI ……………………………………………………………… ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang ………………………………….. 1
1.2 Rumusan Masalah ………………………………………………. 2
1.3 Tujuan
Penelitian ……………………………………………. 2
1.4 Manfaat penelitian
…………………………………………... 2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Inflasi …………………………………. 3
2.2 Dampak Inflasi Terhadap Perekonomian …………………………. 5
2. 3 Cara Mengatasi Inflasi ………………………………………....... 7
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ……………………………………………………… 9
3.2 Saran ……………………………………………………… 10
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Suatu perekonomian disuatu negara
sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor – faktor tersebut diantaranya
adalah Inflasi. Inflasi adalah suatu kenaikan harga – harga. Inflasi bisa
diakibatkan oleh kebijakan – kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Suatu
inflasi tidak boleh terlalu besar atau biasa disebut hyper inflasi karena
mengakibatkan daya beli masyrakat turun dan tidak boleh terlalu rendah karena
akan melemahkan daya saing. Perekonomian di suatu negara bisa dikatakan baik
apabila kebijakan – kebijakan yang diambil oleh pemerintahnya bisa
mengendalikan inflasi. Seberapa jauh dampak inflasi dalam perekonomian sangat
tergantung kepada tingkat keparahan inflasi tersebut. Kadangkala
kenaikan harga yang terlalu tinggi mempunyai pengaruh yang positif terutama
terhadap iklim investasi karena kenaikan harga pada dasarnya merupakan insentif
bagi pengusaha untuk melakukan kegiatan produksinya. Secara teori, laju inflasi
yang terlalu rendah menunjukkan adanya kelesuan ekonomi. Hal ini didasarkan
pada asumsi bahwa harga-harga yang tidak bergerak keatas sehingga menandakan
adanya kelemahan pada sisi permintaan. Tidak jarang terlalu rendahnya
tingkat inflasi merupakan indikator lemahnya daya beli masyarakat yang pada
gilirannya akan menekan laju pertumbuhan ekonomi.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Apa pengertian dari inflasi?
2.
Bagaimana dampak inflasi terhadap
perekonomian di indonesia ?
3.
Bagaimana cara mengatasi inflasi
?
1.3 Tujuan Penelitian
1.
Untuk mengetahui apa yang di
maksud dengan inflasi .
2.
Untuk mengetahui dampak dari
inflasi yang akan berkaitan dengan perekonomian di indonesia.
3.
Untuk mengetahui cara-cara
mengatasi inflasi yang terjadi di indonesia.
1.4 Manfaat penelitian
1.
Kegunaan bagi penyusun
Dari hasil makalah ini di harapkan
bermanfaat bagi penulis
untuk menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan dalam hal inflasi dan pengaruhnya terhadap perekonomian di indonsia.
2.
Kegunaan bagi
pembaca
Dari
hasil makalah ini di harapkan bermanfaat bagi pembaca untuk sumbangan pemikiran
dalam hal inflasi dan pengaruhnya terhadap perekonomian di indonesia.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Inflasi
Menurut
Rahardja (1997: 32) inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga untuk
meningkat secara umum dan terus-menerus. Kenaikan harga dari satu atau dua
barang saja tidak disebut inflasi, tetapi jika kenaikan meluas kepada sebagian
besar harga barang-barang maka hal ini disebut inflasi.
Eachern
(2000: 133) menyatakan bahwa inflasi adalah kenaikan terus-menerus dalam
rata-rata tingkat harga. Jika tingkat harga berfluktuasi, bulan ini naik dan
bulan depan turun, setiap adanya kenaikan kerja tidak berarti sebagai inflasi.
Mankiw
(2003) hubungan inflasi dengan jumlah uang yang beredar tidak dapat dilihat
dalam jangka pendek. Teori inflasi ini bekerja paling baik dalam jangka
panjang.
Menurut
Judisseno (2005:16) inflasi adalah suatu peristiwa moneter yang menunjukkan
suatu keccenderungan akan naiknya harga barang-barang secara umum yang berarti
terjadinya penurunan nilai mata uang.
Menurut
Sadono Sukirno (2004:27) inflasi adalah kenaikan harga –harga umum yang berlaku
dalam suatu perekonomian dari suatu periode ke periode lainnya. Sedangkan
tingkat inflasi adalah persentasi kenaikan harga-harga pada suatu tahun
tertentu berbanding dengan tahun sebelumnya.
Menurut BPS (2000:
10) mendefinisikan inflasi sebagai salah satu indikator untuk melihat
stabilitas ekonomi suatu wilayah atau daerah yang menunjukkan perkembangan
harga barang dan jasa secara umum yang dihitung dari indeks harga konsumen.
Dengan demikian angka inflasi sangat mempengaruhi daya beli masyarakat yang
berpenghasilan tetap, dan di sisi lain juga mempengaruhi besarnya produksi
barang.
Berdasarkan berbagai definisi yang telah dikemukakan
di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa secara umum inflasi adalah suatu
gejala naiknya harga secara terus-menerus (berkelanjutan) terhadap sejumlah
barang. Kenaikan yang sifatnya sementara tidak dikatakan inflasi dan kenaikan
harga terhadap satu jenis komoditi juga tidak dikatakan inflasi.
2.2
Dampak Inflasi Terhadap Perekonomian di Indonesia
1.
Dampak Inflasi terhadap Perekonomian
secara Umum
a. Mendorong
penanaman modal spekulatif Pemilik
modal lebih cenderung menanamkan modalnya dalam bentuk tanah atau emas dari
pada ditanamkan pada investas yang produktif.
b. Tingkat
bunga meningkatJika tingkat bunga meningkat karena terjadi inflasi maka para
pemilik modal akan cenderung menyimpan uangnya, akibatna investasi akan
berkurang.
c. Adanya
ketidakpastian keadaan ekonomi dimasa yang akan dating
d. Timbulnya masalah dalam neraca pembayaran Hal tersebut
diakaibkan karena harga impor lebih mudah dari pada barangdalam
negeri, akibatnya nilai ekspor lebih kecil dari nilai impor. hal ini akan
menyebabkan neracapembayaran defisit serta nilai rupiah makin turun
e.
Daya beli masyarakat turun dikarenakan nilai mata uang turun.
2.
Dampak Inflasi terhadap Perekonomian
secara Khusus
a. Dampak
inflasi terhadap pendapatan
a) Inflasi akan
merugikan bagi mereka yang berpendapatan tetap, seperti; pegawai negeri.
Contoh, amir seorang pegawai negeri memperoleh gaji Rp. 60.000.000
setahun dan laju inflasi 10%. Bila penghasilan Amir
tidak mengalami perubahan, maka ia akan mengalami penurunan pendapatan
riil sebesar 10% x Rp. 60.000.000 = Rp. 6.000.000.
b) Kerugian
akan dialami bagi mereka yang menyimpan kekayaan dalam bentuk uang tunai.
c) Kerugian akan di alami para kreditur , bila bunga pinjaman yang di berikan
lebih rendah dari inflasi . Di lain pihak ada yang di untungkan dengan adanya
inflasi.
b. Dampak
inflasi terhadap
individu dan masyarakat
a) Proses produksi
dalam penggunaan faktor-faktor produksi menjadi tidak efesien ada saat terjadi
inflasi.
b)
Perubahan daya beli masyarakat yang
berdampak terhadap struktur permintaan masyarakat terhadap beberapa jenis
barang.
c.
Dampak inflasi terhadap produksi
a) Inflasi bisa
menyebabkan kenaikan produksi. Biasanya dalam keadaan inflasi kenaikan harga
barang akan mendahului kenaikan gaji, hal ini yang menguntungkan
produsen.
b) Bila laju
inflasi terlalu tinggi akan berakibat turunnya jumlah hasil produksi,
dikarenakan nilai riil uang akan turun dan masyarakat tidak senang
memiliki uang tunai, akibatnya pertukaran dilakukan antara barang
dengan barang.
2.3 Cara Mengatasi Inflasi
Usaha untuk mengatasi terjadinya
inflasi harus di mulai dari peyebab terjadinya inflasi supaya dapat dicari
jalan keluarnya. Secara teoritis untuk mengatasi inflasi relatif mudah,yaitu
dengan cara mengatasi pokok pangkalnya, mengurangi jumlah uang yang beredar.
Berikut ini kebijakan yang di harapkan dapat mengatasi infasi :
1.
Kebijakan Moneter
Adalah tindakan yang dilakukan oleh bank sentral untuk
memengaruhi uang yang beredar dari kredit. kebijakan moneter yang dilakukan
oleh pemerintah untuk mengatasi inflasi adalah sebagai berikut;
a.
kebijak diskonto, dengan mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menaikan suku bunga
bank. Hal ini di harapkan permintaan kredit akan berkurang .
b.
operasi pasar terbuka, mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menjual surat-surat
berharga
c.
menaikan cadangan kas, sehingga uang yang diedarkan oleh bank umum menjadi berkurang
d.
pemberian kredit selektif, politik bank sentral untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dengan
cara memperketat pemberian kredit.
2.
Kebijakan Fiskal
Adalah kebijakan yang menyangkut pengaturan
pengeluaran pemerintah serta perpajakan yang secara lansung dapat memengaruhi
permintan total dan memengaruhi harga. berikut
adalah contoh kebijakan fiscal:
a.
menaikan tarif pajak, diharapkan
masyarakat akan menyetor uang lebih banyak kepada pemerintah sebagai pembayaran
pajak, sehingga dapat mengurangi jumlah uang yang beredar.
b.
mengatur penerimaan dan
pengeluaran pemerintah.
3.
Kebijakan Non Moneter
Kebijakan Non moneter yang
dilakukan untuk mengatasi inflasi adalah sebagai berikut:
a.
Menaikan hasil produksi
,pemerintah memberikan subsidi kepada industri untuk lebih produktif dan
menghasilkan output yang lebih banyak , sehingga harga akan menjadi turun.
b.
Kebijakan upah, pemerintah
menghimbau kepada serikat buruh untuk tidak meminta kenaikan upah disaat sedang
inflasi.
c.
Pengawasan harga , kebijakan
pemerintah dengan menentukan harga maksimum bagi barng-barang tertentu.
4.
Kebijaksanaan yang berkaitan dengan
output
Kebijakan
ini dapat memperkecil laju inflasi.
5.
Kebijaksanaan Penentuan Harga
Kebijakan
ini secara langsung terjun melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Jadi dapat di simpulkan bahwa
inflasi adalah suatu gejala naiknya harga secara terus-menerus (berkelanjutan)
terhadap sejumlah barang. Kenaikan yang sifatnya sementara tidak dikatakan
inflasi dan kenaikan harga terhadap satu jenis komoditi juga tidak dikatakan
inflasi.kemudian dampak dari inflasi terhadap perekonomian di indonesia dapat di
identifikasikan sebagai berikut :
Berdasarkan pembahasan diatas maka kami menyimpulkan bahwa hingga
saatini perlindungan konsumen masih menjadi hal yang harus diperhatikan.
Konsumensering kali dirugikan dengan pelanggaran-pelanggaran oleh produsen atau
penjual.Pelanggaran- pelanggaran yang terjadi saat ini bukan hanya pelanggaran
dalam skalakecil, namun sudah tergolong kedalam skala besar. Dalam hal ini
seharusnya pemerintah lebih siap dalam mengambil tindakan. Pemerintah harus
segeramenangani masalah ini sebelum akhirnya semua konsumen harus
menanggungkerugian yang lebih berat akibat efek samping dari tidak adanya
perlindungankonsumen atau jaminan terhadap konsumen.
1. Dampak secara umum
2. .Dampak secara khusus
a. dilihat dari segi pendapatan
b.dilihat dari segi individu
dan masyarakat
c.dilihat dari segi produksi
kemudian cara
mengatasi dari inflasi sebagai berikut :
1.
Dengan kebijakan moneter
2.
Kebijakan fiskal
3.
Kebijakan non moneter
4.
Kebijaksanaan yang berkaitan dengan
output,dan
5.
Kebijaksanaan Penentuan Harga
3.2
Saran
Adapun
saran yang penulis
sampaikan dalam makalah ini
adalah diantaranya :
Apabila ada kekurangan dalam pembuatan makalah mengenai “Pengaruh Inflasi Terhadap Perekonomian di Indonesia”
yang membahas khususnya dampak inflasi dan
cara mengatasi inflasi. Penulis membutuhkan sanggahan
untuk menyempurnakan data-data yang ada dalam karya ilmiah ini, karena karya
ilmiah ini tidak luput dari kesalahan dan kekurangan dalam proses pembuatannya
DAFTAR
PUSTAKA
Sukirno,sadono.2012.Makro Ekonomi Teori Pengantar.jakarta:Rajawali pers.
Indrajati,nuke.2013.”Pengertian dan Dampak Inflasi Terhadap Perekonomian di Indonesia”.http://faradillauke.blogspot.com/2013/05/pengertian-dan-dampak-inflasi-terhadap-perekonomian-di-indonesia.html.
Diakses tanggal 30 Mei 2015.
Fedrik,antonius.2013.”dampak inflasi terhadap perekonomian”. http://antoniusgunadarma.blogspot.in/2013/10/dampak-inflasi-terhadap-perekonomian.html. Diakses tanggal 30 mei 2015.
BalasHapusThanks ya, artikel sangat membantu dalam menyelesaikan tugas perkuliahan tentang inflasi dan pengangguran. Kunjungi juga ya MAKALAH INFLASI DAN PENGANGGURAN
Harusnya ancaman inflasi sekarang bisa kita minimalisir ya dengan berinvestasi.. tentunya ya profitnya harus lebih besar ketimbang inflasinya hehe.. btw thank you artikel inflasinya sgt membantu..
BalasHapusinvestasi yang aman dari inflasi